Dalam
setiap ungkapan wanita merupakan Makhluk yang lemah,.. yang di ciptakan dari
setengah rusuk lelaki,, tapi perlu kita sadari wanita itu merupakan mahkluk
yang begitu kuat,. Yang mampu memberikan kontribusi untuk hidup seseorang,
mampu menciptakan suasana tertekan menjadi terlepas,, mampu menciptakan
keajaiban dari setiap bala,,,. Wanita sungguh sangat kuat,. Mampu menerima ruh
baru dalam dirinya dengan berat yang relatif setiap bulannya., mampu menahan
pundaknya saat lemah seseorang bersedih,.. dan wanita merupakan mahkluk yang
begitu fantastik,,.
Tapi
sungguh disayangkan untuk masa muda,, terkadang wanita sering mengabaikan
hatinya hanya utnuk kesenangan sesaat,, sering mengabaikan agama hanya untuk
urusan dunia fasion,, model dan perkembangan zaman yang kian sontak akan budaya
barat,, apakah mereka pernah berfikir sedetik saja untuk kesia-siaan yang fana
itu. Jarang memperhatikan pakaian, tingakah, sifat bahkan kelakuan di depan
umum dengan malah lebih deras mengalir melebihi air,.
Terkadang
wanita berpakaian dengan menggunakan jilbab namun tidak memperhatikan ukuran
baju, celana dan rok yang iya pakai,,. Tak jarang juga wanita memakai pakaian
berjilbab namun bukan sebagai penutup dada malah mnggumbarnya,. Apakah mereka
tak takut akan LAKNAT ALLAH SWT yang setia saat mungkin saja datang,. Kemana akalnya
saat itu ?? bahkan dengan memikirkan secara logika saja semua jelas tercerna
baik dalam fikiran.
Apakah
mereka sudah buta akan semua yang mereka miliki, apakah mereka telah gila
tentang kebanggaan yang berlebihan terhadap diri,,. Cantik.., akan berkerut
oleh waktu,, manis akan tertimbun oleh waktu., keinginan akan tertutup oleh
waktu., dan hal terindah yang di miliki akan berakhir di dasar tanah yang
kaku,, tanpa mampu menolak namun hanya mampu merusak jasat hingga retak dan
takkan ada lagi kulit sebagai pembalut tengkorak. Tak ada lagi keindahan,,
kemolekan raga, kecantikan paras yang dahulu begitu mempesona. Hanya tinggal
kerangka sebagai sisa dari semua yang pernah kita punya.
Memang
pada saat ini tak pernah tampak tentang dosa, pahala dan amal yang pernah kita lakukan,, kita
beranggapan bahwa kita mampu untuk menghapusnya dengan berbagai kegiatan. Seandainya
semua terlihat, sungguh tanggis takkan pernah berhenti bercucuran.. tangan
takkan pernah berhenti menadah,. Raga takkan pernah berhenti terharu.
Tapi semua merupak Rahasia Sang Ilahi, bukan tidak di perlihatkan
semuanya, namun semua akan terlihat menjelang ajal kematian menjemput (sakratul
maut) dan waktulah yang akan menjawab hal yang tersirat dan tersurat baik itu
tutur ataupu perbuatan yang pernah kita perbuat.
Sang_Pemula
Ilhamdani
Rahman


