Setiap hari, setiap saat,, selalu dan terus berlanjut.,.
Persaingan untuk menjadi yang terdepan akan terus berurut,..,
Mulai dari tingkat bawah hingga ingin merasakan tingkat
dimana penuh kebahagiaan,..
Apakah benar pemikiran yang demikian,.
Mungkinkah diri merasa tentram untuk keadaan yang tak pernah
terpuaskan.,
Apakah beban fikiran dapat terartikan dengan pangkat yang kian meningkat,.
Setelah semua tercapai apakah mata hati dapat kembali melihat kebelakang yang bisa saja dan terjatuh
dan begitu dekat,..
Hanya kesombongan setelah mendapatkan segalanya.,.
Lupa akan siapa diri sebenarnya,, tanpa peduli apa yang
dilakukannya,.
Tak bisa menolak saat uang datang dan bertindak.,
Merasa mampu membeli segalanya padahal nyawa hanya milik
Sang Pencipta.,.,
Takkan pernah tepuaskan sampai kapanpun,,
Merasa serba kurang walau melebihi kebutuhan,.
Merasa sibuk walau kerja yang naik dan turun.,.
Pantang kritikan padahal semua berupa saran.,.,
Mampukan
kita mengubah hal yang demikian,..
Lihatlah
kebelakang hal yang terjadi jika kesombongan yang merajai,..,
Bukan
tak boleh menikmati namun terkadang melebihi
Mari
kita pahami hal yang berarti dan tak
berarti,..
Bahwa
Sesungguhnya hidup ini amat dekat dengan mati
Sang_pemula
Ilhamdani Rahman


